Memahami Karakter – Solusi Ukhuwah (Bagian 4)

Mari Kita Maju dengan Koleris yang Kuat

Bagi sebagian orang, memiliki teman yang berwatak Koleris tidaklah terlalu menyenangkan. Atau mungkin lebih tepat disebut menyebalkan. Mereka yang berwatak Koleris memiliki pembawaan kaku dan terlalu serius. Dan yang paling tidak disukai dari mereka adalah punya kecenderungan tidak bisa berbicara lembut. Saya tidak mengatakan orang berwatak Koleris suka berbicara kasar. Akan tetapi sikapnya yang tegas dan lugas sering dinilai sebagai “tidak berperasaan”, arogan atau otoriter.

Baca Lanjutannya…

Memahami Karakter – Solusi Ukhuwah (Bagian 3)

Mari Terorganisasi dengan Melankolis yang Sempurna

Bagi orang yang terpesona dan terhibur dengan karakter Sanguinis yang menyenangkan biasanya akan kesulitan dan merasa aneh ketika harus berhadapan dengan orang berwatak Melankolis. Karakter mereka adalah kebalikan dari karakter Sanguinis. Jika orang dengan watak Sanguinis sangat suka berbicara dan bercerita, orang dengan watak Melankolis justru lebih suka untuk diam saja. Tapi diamnya mereka bukan karena tidak ada bahan yang ingin dibicarakan, melainkan karena mereka lebih mendalam dan tenang dalam pemikiran. Mereka sangat memperhatikan detil, rapi dan perfeksionis. Mereka tidak akan bicara kecuali sudah yakin bahwa pembicaraannya penting dan berkualitas.

Baca Lanjutannya…

Memahami Karakter – Solusi Ukhuwah (Bagian 2)

Mari Kita Bersenang-senang dengan Sanguinis Populer

Demikian sub-judul yang dituliskan oleh Florence Littauer pada Bab 3 dalam buku “Personality Plus”nya. Dengan membaca sub-judul itu saja mungkin kita sudah menebak dan membayangkan bahwa orang berwatak Sanguinis begitu menyenangkan. Memang benar, bagi sebagian orang, orang berwatak Sanguinis sangat menyenangkan. Dia bisa menghidupkan suasana, ceria, ekspresif, emosional dan demonstratif. Sebagian orang menyebutnya “hyperactive”. Dia bisa membuat apa saja menjadi hal yang menyenangkan karena selalu bersifat terbuka dan optimistis.

Baca Lanjutannya…

Memahami Karakter – Solusi Ukhuwah (Bagian 1)

Maha Suci Allah dan segala puji hanya kepada-Nya yang telah menciptakan langit dan bumi lengkap dengan isinya yang beragam. Kita tidak akan bisa membayangkan apa yang terjadi seandainya Allah hanya menciptakan satu jenis makhluk saja di atas bumi ini, misalnya manusia. Apa yang akan dimakan nanti? Kan tidak mungkin kita makan manusia juga. Itu namanya jeruk minum jeruk.

Baca Lanjutannya…

Demi Allah..Aku Mencintaimu

ane&jul

Demi Allah, ada apa ini…?
Perasaan apa ini…?
Aku merasakannya, tapi tak tahu bagaimana mengungkapkannya
Aku tak tahu kenapa bisa serapuh ini
Padahal aku merasa orang paling tegar sedunia

Bagaimana bisa jadi begini?
Bukankah baru kemarin kita bertemu?
Bukankah baru kemarin kita merasakan senasib sepenanggungan?
Bahkan aku masih ingat dengan jelas rupa kita kala itu
Aku masih ingat gelak tawamu yang menjadi penawar gundahku
Begitupun tingkahmu yang kadang menjengkelkanku

Dulu kau menjadi kekuatanku
Menjadi alasan untukku bertahan dan tetap bertahan
Semua kini terasa begitu berarti
Di saat kepergianmu membayangiku
Dan kesendirian mulai menghantuiku
Karena jarak mempertegas perpisahan kita

Mengiring langkahmu
Ingin kuutarakan yang belum pernah kau dengar
Bahkan tidak pun sekedar untuk kau duga
Hingga kini akhirnya kuungkapkan
Demi Allah…aku mencintaimu, Akhi!

(didedikasikan untuk saudaraku yang telah mengajarkanku mencintai Al-Quran)