Arsip untuk Desember, 2011

Sadar

Posted: Desember 26, 2011 in Kontempelasi, tarbiyah, Taushiyah

Sungguh asing rasanya berada di sini. Atmosfer yang berbeda dari biasanya. Memperhatikan mereka yang perlahan mulai berubah. Entah lebih baik atau sebaliknya. Mereka semakin ramah, semakin sering tersenyum dan terlihat begitu bahagia. Tapi tidak tahu mengapa, hati ini berkata mereka tidak tulus. Mereka seperti menyembunyikan sesuatu. Atau mereka tidak sadar akan sesuatu. Perhatikanlah pembicaraan mereka. [...]

Hak Cipta

Posted: Desember 25, 2011 in kontemporer, Opini

Bagi seorang penulis atau orang yang gemar menulis dan mempublikasikan tulisannya, salah satu kekhawatiran yang sering melanda adalah dicatutnya tulisan mereka oleh orang lain kemudian dipublikasikan kembali atas nama si pencatut. Mungkin ini adalah hal yang wajar, mengingat bahwa membuat sebuah tulisan bukanlah perkara gampang. Tentu saja tulisan yang dimaksud adalah tulisan yang berkualitas. Bukan [...]

Balada Cinta

Posted: Desember 21, 2011 in bukan puisi, Kontempelasi, tarbiyah, Taushiyah

Ini bukan cinta biasa Menyandera jiwa dalam rasa yang tak biasa Khauf…raja’, padu padan demi satu asa, ridha Cinta ini menggetarkan, menggerakkan Komando bagi raga dalam tiap laku ketaatan Menghimpun tekad untuk berbuat Mengenyahkan jengah, malas dan enggan. Cinta ini berlelah-lelah, berdarah-darah Menuntun kaki tetap melangkah Menjejaki jalan nan panjang lagi payah Berharap akhir mulia…syahadah. [...]

(bukan) Nostalgia

Posted: Desember 18, 2011 in tarbiyah, Taushiyah

Nostalgia…sesuatu yang sia-sia. Mengenang masa lalu yang tidak mungkin dijemput apalagi diubah. Meraba sisi-sisi memori antara baik dan buruk. Sekedar memuaskan hasrat pada keinginan terulangnya masa yang mungkin lebih baik dari sekarang. Tanpa bisa memastikan bahwa masa itu memang lebih baik atau hanya perlakuan takdir pada kondisi yang jelas berbeda. Nostalgia…jangan-jangan itu yang selama ini [...]

Cerita Aspal

Posted: Desember 13, 2011 in bukan puisi, Kontempelasi, perjalanan, Taushiyah

Sepanjang perjalanan, di bawah bayang awan yang setengah hati menaungi, terdengar butir-butir aspal bercerita tentang mereka, pria-pria legam dalam balutan pakaian kusam, lusuh tak berbentuk berganti warna. Bahkan ada yang hanya bertelanjang dada. Membiarkan kulitnya bersahabat dengan ultraviolet. Dibasahi keringat yang mengucur deras, menganak sungai.

Embu & Randori

Posted: Desember 11, 2011 in perjalanan, tarbiyah

Dari 84 tulisan (termasuk ini) yang sudah diposting di blog ini, satu-satunya tulisan yang setiap hari dikunjungi -mungkin juga dibaca- sejak pertama diposting, adalah tulisan ini. Sekaligus tulisan dengan komentar paling banyak. Sehingga saya merasa perlu membuat pembahasan lain yang masih berkaitan, karena sepertinya memang banyak peminat..he Kali ini saya akan membahas secara singkat tentang [...]

Titik

Posted: Desember 11, 2011 in bukan puisi, Kontempelasi, tarbiyah, Taushiyah

Saat tekad sudah kuat Orientasi pun jelas Ikrar terucap lantang Memenuhi seisi ruang Maka tak ada lagi waktu untuk kecewa Sudah…bekerja saja Biar Allah, Rasul, dan orang-orang beriman yang akan melihatnya.

Kendaraan Dakwah Ini hanyalah sebuah kisah. Mungkin saja tak berarti. Tapi bisa jadi bermakna bagi yang mau sekedar mengais, menggali atau bahkan mengebor hikmahnya lebih dalam. Jika Rasulullah s.a.w memiliki tunggangan berupa seekor unta betina berwarna putih yang diberi nama Al-Qaswah, saya pun memiliki tunggangan yang tak kalah hebatnya. “Seekor” bebek 4 tak berwarna hitam [...]