Bagi yang jiwanya kerontang
Bagi yang ruhiyahnya melemah
Bagi yang semangatnya redup
Bagi yang tekadnya pudar
Bagi yang merindukan syahdunya ketundukan
Lakukanlah satu kebaikan.
Ya, cukup satu kebaikan saja. Satu kebaikan yang dilakukan dengan penuh ikhlas dan cinta pada Rabb semesta alam. Walaupun mungkin membutuhkan sedikit perjuangan karena terasa berat. Namun lihatlah apa yang akan terjadi setelah itu.
Seorang ulama tabi’in, Urwah bin Zubair, pernah berkata:
Bila kalian menyaksikan seseorang melakukan kebaikan, ketahuilah bahwa kebaikan itu memiliki saudara-saudara yang lain bagi orang tersebut.”
Satu kebaikan bagaikan gerbang yang terbuka lebar bagi banyak kebaikan lainnya. Seseorang yang melakukan satu kebaikan akan merasa ringan dan terdorong untuk melakukan kebaikan-kebaikan berikutnya. Selama ia tidak mendustakan panggilan hati kecilnya, selama itu pula ia akan berada dalam rentetan kebaikan.
Hasan Al-Basri mengatakan:
Kebaikan itu merupakan cahaya dalam hati. Cahaya yang akan memberikan kekuatan pada tubuh.
Sedangkan keburukan itu merupakan kegelapan hati. Kegelapan yang akan menimbulkan kelemahan pada tubuh.”
Seandainya Anda pernah merasakan betapa sulitnya bangun di tengah malam untuk qiyamullail. Atau merasa terlalu sibuk untuk sahalat dhuha. Atau merasa malas untuk duduk sejenak membaca Al-Quran. Atau merasa berat berlapar-lapar dengan shaum sunnah. Atau merasa enggan melakukan ibadah-ibadah lainnya. Maka paksakanlah diri untuk melakukan satu saja dari sekian banyak pilihan ibadah itu. Kemudian, rasakanlah diri Anda seolah digerakkan oleh satu kekuatan yang membuat Anda merasa ringan bahkan rindu untuk melakukan ibadah-ibadah lainnya. Kekuatan itu tak lain adalah kekuatan cinta dari Yang Maha Mencintai, karena Anda telah melakukan satu amal yang dicintai-Nya. Yaitu satu kebaikan.
Trust me…it works.


nice blog gan
kalo berkenan mampir ke blog ane yuk sekalian tukeran link.
salam,
muslimshares
http://muslimshares.wordpress.com
terimakasih kunjungannya.

insyaAllah, segera mampir ke TKP
Masya Allah…
luar biasa…
syukran taujihnya Da..
like this very much..
‘afwan
Saya tersentuh sekali…
Terutama kata-kata terakhirnya:
Trust me it works…
terimakasih kpd e*men yg sdh menginspiratip
keren…keren….
pak bos, saya izin share di fesbuk boleh tak?
dipersilakan dgn sgala hormat,
sprti tercantum dlm postingan sblmx, “Hak Cipta”
subhanalllah da
subhanallah sob
dasyat ustad kembali pada konsep dasar
” ketika anda tidak dapat mengapai semuanya,maka jangan tinggalkan semuanya”
mgkin lebih tepatx
“lakukan satu, maka Anda akan dapatkan semua”
* bukan kaidah fiqh
ohw…klo itu sangat sepakat ana …:D
subhanallah, jazakumullah akhi. nice job!
wa iyyaaki
duuhh.. mendadak jadi inget akherat -_-
bagus klw gitu om
yup,
satu mengawali yg lain…
*tausiyahny pas bgt bg..syukron sdh mengingatkan..
yup, ‘afwan
Artikelnya bagus2..
Isinya bermanfaat…
Syukron Jazakallah da..
‘afwan.
wa iyyaak