# kaos kaki #

Posted: Januari 21, 2012 in Fiqh, syari'ah, tarbiyah, Taushiyah

Mari kita tinggalkan masalah sandal jepit. Kini kita beralih ke masalah kaos kaki. Walaupun tak akan seheboh sendal jepit. Ya, karena ini hanyalah tentang sepasang kaos kaki…yang terlupakan.

Yang jelas ini bukan kode rahasia untuk Bos Besar atau Ketua Besar. Sekali lagi ini hanyalah tentang sepasang kaos kaki. Memang terdengar sepele. Tapi kaos kaki ini cukup untuk merepresentasikan kepahaman seseorang, khususnya muslimah, tentang agamanya. Juga memperlihatkan komitmen dan kekuatan ‘azzam untuk memelihara kehormatan serta ‘izzah.

Rasulullah s.a.w pernah menegur Asma’ binti Abu Bakar ketika beliau melihatnya menggunakan pakaian yang tipis. Sambil berpaling, beliau bersabda:

Wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita itu jika telah baligh (haidh), tidak pantas ditampakkan dari tubuhnya kecuali ini dan ini -seraya menunjuk wajah dan telapak tangan-.

Pastinya semua muslimah sudah tahu tentang ini. Tentang batasan aurat mereka. Yaitu seluruh tubuh kecuali wajah dan tangan (telapak dan punggung tangan).

Dan tentu saja kaki juga termasuk bagian aurat yang harus ditutup. Karena kaki tidak masuk dalam pengecualian yang disebutkan oleh Rasulullah s.a.w. Namun sebagian muslimah, terutama yang sudah mulai berkomitmen dengan hijab yang benar, mungkin terlupa dengan hal kecil ini. Sehingga dalam beberapa kesempatan yang seharusnya mereka menutupi kakinya dengan hijab, justru membiarkannya terbuka begitu saja.

Bagaimanapun…

aurat tetap aurat.
mau cuma ke warung, nyapu teras, jemur kain atau sekedar membukakan pintu untuk tamu yang bukan mahram.

Sebagaimana kewajiban suami mengingatkan istrinya, saya pun sudah mengingatkan masalah ini kepada istri. Dan alhamdulillah beliau sudah berkomitmen. Bagaimana dengan yang lain??

Komentar
  1. puchsukahujan mengatakan:

    ada gerakan 1000 kaos kaki gak pak? :D

  2. ainicahayamata mengatakan:

    Kunjungan pertamaaaa… Assalamualaikum…. :D
    judul yang menarik bang….
    langsung mengingatkan Ni kepada pengalaman buruk hampir kehilangan kaus kaki di mesjid.
    Jadi kenapa harus pakai kaus kaki? jawabannya sesimpel kenapa harus menutup aurat….

  3. rahmat firdaus mengatakan:

    wa’alaikumussalam.
    mmm…apakah kaos kakinya dilarikan kucing?
    *karena aroma terasi :D
    # maaf, hanya brcanda

  4. Mila mengatakan:

    subhanallah…yoook para wanita mulai menutup aurat yang sebenar benarnya

  5. Falzart Plain mengatakan:

    Jadi wajib mengenakan kaos kaki, ya? Baru dengar yang begini, tapi benar juga…

  6. fanz mengatakan:

    setuju mas..
    kaki juga aurat dari wanita :)

  7. gibean mengatakan:

    ini dapat bocoran dari saudara saya ini
    katanya ibuk2 yg sudah renggang terhadap hukum ini
    apalagi klo dah jadi emak2….
    wah makin banyak ja yg pede buka kaki yang ada 5 jari tu

  8. rumahniefha mengatakan:

    iya ya.
    hal kecil tapi tetap penting..
    dan muslimah sebaiknya punya stok kaos kaki yang cukup di lemarinya *apalagi klo musim hujan

beberapa patah katanya, jika berkenan :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s