Etische Politiek (Politik Etis) atau Politik Balas Budi itu seperti ngeblog. Kunjungi blog orang supaya blog kita dikunjungi. Komentari tulisan orang supaya tulisan kita dikomentari. Cantumkan link ke blog orang supaya dia juga nyantumin link ke blog kita. Atau follow blog orang supaya dia juga follow blog kita. Benar gak ya?! Ah, tidak semua seperti [...]
Arsip untuk ‘Opini’ Kategori
Baiklah, sebelum yang lain menyimpulkan, saya akan terus terang. Tulisan ini adalah bentuk reaksi saya atas protes sebagian kawan-kawan terkait postingan saya di sebuah media jejaring sosial beberapa waktu lalu. Ini bukan sekedar pembelaan diri. Apalagi hanya curcol gajebo. Tapi ini adalah argumen untuk membuka mata. Lalu kenapa saya tuliskan di sini? Karena berdebat di [...]
Semua kita mungkin sudah mengetahui polemik tentang vaksinasi. Atau mungkin juga ada yang mengikuti perkembangannya. Bahkan bisa jadi di antara kita termasuk dalam salah satu kubu yang terlibat pro kontra masalah ini. Atau… jangan-jangan malah ada yang getol mengompori supaya polemik seputar vaksinasi ini tetap menjadi trending topic. Contohnya saya….he. Tidak pasti kapan polemik ini [...]
Bagi seorang penulis atau orang yang gemar menulis dan mempublikasikan tulisannya, salah satu kekhawatiran yang sering melanda adalah dicatutnya tulisan mereka oleh orang lain kemudian dipublikasikan kembali atas nama si pencatut. Mungkin ini adalah hal yang wajar, mengingat bahwa membuat sebuah tulisan bukanlah perkara gampang. Tentu saja tulisan yang dimaksud adalah tulisan yang berkualitas. Bukan [...]
Sebagai orang yang pernah merasakan hidup sebagai mahasiswa, saya tahu betul pola kehidupan yang diterapkan oleh teman-teman sesama mahasiswa. Atau setidaknya saya mengetahui gambaran umum bagaimana mereka menjalani kehidupan sebagai mahasiswa dari beberapa sisi. Salah satunya dalam hal keuangan. Mahasiswa yang sebagian besar masih “dinafkahi” oleh orang tua, sepertinya belum cukup sadar bahwa mencari uang [...]
Saya merasa sangat heran dengan orang-orang yang katanya membenci Islam, anti dengan Islam, alergi dengan Islam. Padahal sehari-hari mereka sangat akrab dengan Islam. Haa!! Apa buktinya?? Buktinya…bahwa setiap hari mereka pasti tidak bisa lepas dari istilah-istilah seperti:
Dakwah tujuannya adalah membuat orang tersinggung Tersinggung karena dosanya… Teringgung karena kelalaiannya… Tersinggung karena kebodohannya… Tersinggung karena kedurhakaannya… Tersinggung karena hal-hal yang membuatnya harus diingatkan dan dinasihati Ketersinggungan yang positif Ketersinggungan yang akan membuka hatinya untuk menerima hidayah
Akhi, ada akhwat yang minta dicarikan calon. Kata orang tuanya kalau bisa yang kayak si fulan, pintar ngaji, rajin ke masjid. Kalau antum ada informasi tolong kasih tau ana ya.” Demikian rikuez murabbi saya menutup pertemuan kami malam itu. Permintaan yang cukup sulit sebenarnya. Lalu dalam hati saya berkomentar, “Kalau ketemu, ana booking duluan stadz..”, [...]
